Pada dasarnya, manajemen merupakan ilmu pengorganisasian yang meliputi penyusunan rencana, pembangunan organisasi, bagaimana menjalankan suatu organisasi, mengendalikan, serta mengawasi setiap unsur yang terlibat. Sebagai ilmu pengetahuan, manajemen bersifat sistematis.

Sedangkan secara etimologi, manajemen merupakan seni untuk mengatur sesuatu dan menerapkan pelaksanaan. Setidaknya ada beberapa unsur dalam manajemen, tapi semua kegiatan berpusat pada satu orang yaitu manajer yang bertugas merumuskan dan melaksanakan tindakan.

Lalu, apa saja fungsi dan unsur manajemen?

Pengertian Manajemen Menurut Ahli

Sebelum membahas lebih dalam, ada baiknya kita mengetahui pengertian manajemen menurut beberapa ahli.

1. George Robert Terry

Menurut Terry, manajemen adalah sebuah proses yang terdiri dari beberapa tindakan mulai perencanaan hingga pengawasan dengan tujuan mencapai target. Dalam perjalanannya, proses ini memanfaatkan sumber daya yang tersedia.

2. Ricky W. Griffin

Sedangkan bagi Griffin, manajemen merupakan proses perencanaan, organisasi, koordinasi, dan kontrol. Semua proses dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya agar tercapai tujuan yang efektif serta efisien. Efektif maksudnya, hasil akhir sesuai dengan rencana dan efisien berarti setiap proses manajemen dilakukan secara cermat dan terorganisasi.

3. Lawrence A. Appley

Bagi Appley, manajemen didefinisikan sebagai sebuah skill untuk menstimulasi orang lain agar mau melakukan sesuatu. Inilah mengapa dalam praktiknya, Appley berharap manajemen tidak hanya bersandar pada keterampilan seorang individu tetapi juga kerja sama organisasi ataupun kelompok.

Fungsi Manajemen

Dalam praktiknya, fungsi manajemen dibagi menjadi 4 yaitu:

1. Perencanaan

Perencanaan atau planning merupakan aktivitas strategis dengan melibatkan beberapa hal yang akan dikerjakan menggunakan sumber daya tersedia. Tujuannya, agar setiap proses manajemen bisa berjalan secara sistematis dan mencapai tujuan secara menyeluruh.

Inilah mengapa proses perencanaan merupakan siklus paling penting dalam manajerial. Tanpa perencanaan, fungsi manajemen lainnya tidak akan bisa maksimal atau bahkan berjalan. Dalam praktiknya, perencanaan harus memiliki tujuan, cukup rasional, fleksibel, dan efektif.

2. Pengorganisasian

Fungsi yang kedua adalah pengorganisasian. Tujuan utama pengorganisasian adalah mempermudah pekerjaan manajer. Dalam pelaksanaannya, pengorganisasian akan membagi sebuah tugas besar ke beberapa tugas kecil dan didelegasikan ke beberapa orang sesuai pos masing-masing.

Meskipun begitu, kendali utama tetap di tangan manajer yang bertugas mengawasi setiap proses agar tujuan perencanaan tercapai. Jika perencanaan erat kaitannya dengan sumber daya, pengorganisasian tidak bisa lepas dari kerja sama kelompok. Tanpa tim solid, pengorganisasian sama seperti kapal tanpa ABK, tidak terkendali.

Baca Juga: 7 Cara Membangun Tim Kerja yang Baik

3. Pengarahan

Dalam praktiknya, pengarahan merupakan sebuah tindakan yang tujuannya mengusahakan agar semua anggota kelompok dapat mencapai sasaran perencanaan. Fungsi ini ada di tangan manajer. Inilah mengapa pada prosesnya, pengarahan meliputi bimbingan, motivasi, pemberian tugas rutin, menetapkan dan menjelaskan kebijakan, serta memastikan bahwa semuanya berjalan sesuai aturan perusahaan.

4. Evaluasi

Fungsi manajemen yang terakhir adalah evaluasi. Di setiap perusahaan, evaluasi biasanya dilakukan setelah program kerja selesai dilakukan. Dalam tahapan ini, setiap aspek dievaluasi secara menyeluruh untuk menemukan kekurangan, mengoreksi setiap kesalahan, dan menemukan solusi yang tepat agar di masa mendatang hal serupa tidak lagi terulang.

Baca Juga: Definisi dan Cara Evaluasi Kinerja Karyawan

Unsur Manajemen

Setelah membahas tentang  fungsi, pembahasan berlanjut ke unsur manajemen. Dalam setiap perusahaan, hal ini merupakan bagian penting agar sebuah manajerial dapat tersusun dengan baik. Setiap unsur pun memiliki manfaat masing-masing dan tidak bisa diabaikan.

Jadi ketika ada satu atau dua unsur hilang, sebuah manajerial tidak bisa memberikan hasil maksimal dan tujuan organisasi atau perusahaan pun sulit untuk dicapai. Dalam manajemen, setidaknya ada 7 unsur yang dikenal, di antaranya:

1. Manusia

Dalam sebuah manajerial, manusia memegang peranan penting sebab setiap proses pasti melibatkan unsur ini. Manusia dibutuhkan mulai dari membuat perencanaan, menentukan tujuan, melakukan proses, hingga penyelesaian. Tanpa manusia, tidak akan ada proses kerja. Mungkin dari sinilah istilah manusia sebagai makhluk kerja didapatkan.

2. Uang

Selain manusia, uang sebagai unsur dalam sebuah manajemen juga tidak bisa diabaikan. Tidak hanya berfungsi sebagai alat tukar, uang juga merupakan pengukur nilai. Berhasil tidaknya hasil kegiatan manajemen dapat diukur dari banyak atau sedikitnya uang yang beredar di perusahaan. 

Menjadi salah satu unsur penting membuat uang juga harus dikelola dengan baik. Segala sesuatu wajib diperhitungkan dan dicatat karena sedikit saja kesalahan dalam pengelolaan, akan ada banyak unsur dalam manajemen lain yang terimbas.

3. Bahan

Di sebuah perusahaan, semua bahan baik yang mentah, setengah jadi, atau jadi termasuk dalam unsur ini. Pada praktiknya, tidak ada proses yang maksimal tanpa adanya bantuan bahan. Jadi meskipun terlihat sepele, fungsi bahan dalam manajemen cukup penting. Diakui atau tidak, bahan dan manusia merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Tanpa bahan, kita tidak mungkin mencapai hasil begitu pula sebaliknya.

4. Mesin

Pada setiap perusahaan, mesin juga kerap diperlukan. Fungsi utamanya adalah untuk mempermudah proses dan memberikan hasil yang lebih kerja. Dalam praktiknya, mesin sangat membantu membuat pekerjaan menjadi lebih efisien. Bentuk mesin pun beragam, mulai dari yang berat hingga berbentuk aplikasi digital.

5. Metode

Pelaksanaan tanpa metode tidak ubahnya seperti pesawat tanpa pramugari. Sebuah proyek mungkin saja selesai, tapi pada prosesnya kita pasti akan melewati banyak kesulitan dan menghasilkan sesuatu yang kurang maksimal. Metode adalah cara kerja terstruktur. 

Keberadaan metode biasanya telah mempertimbangkan banyak hal mulai dari sasaran, fasilitas, waktu yang dibutuhkan, uang, dan usaha yang dilakukan. Jadi sebuah metode pasti telah mengalami pengujian efektivitas. Meskipun begitu, untuk menerapkan dibutuhkan manusia yang benar-benar memahami.

Tanpa pemahaman, metode hanyalah aturan tanpa tujuan dan hasil yang memuaskan. Dengan demikian, manusia masih menjadi unsur paling penting dalam sebuah manajemen.

6. Pasar

Barang atau jasa yang dihasilkan sebuah perusahaan tidak akan ada gunanya tanpa pasar. Inilah mengapa memiliki pasar sesuai dengan target untuk mendistribusikan hasil produksi merupakan salah satu faktor kesuksesan suatu perusahaan. Untuk menguasai sebuah pasar, dibutuhkan kualitas dan penyesuaian harga. Tanpa itu semua, barang atau jasa tidak laku dan proses kerja pun tidak bisa dilanjutkan.

Membaca ulasan tentang unsur-unsur dalam manajemen di atas membuat kita sampai pada sebuah kesimpulan bahwa menjalankan perusahaan tidak sama dengan menyelesaikan sebuah tugas sekolah atau kuliah secara individu. Ada banyak faktor dan pihak yang terlibat, dengan fungsi yang tidak bisa diabaikan.

Ilmu manajerial semacam ini mungkin diajarkan di bangku kuliah. Tapi ketika diterapkan, ada banyak variabel yang menjadi bahan pertimbangan sehingga dibutuhkan lebih dari sekadar teori untuk mengaplikasikannya. Inilah mengapa GreatNusa sebagai salah satu portal kursus daring terbaik di Indonesia membuka kelas manajemen.

Kelas tersebut berisi pelajaran praktis dari para ahli dan tenaga profesional berpengalaman untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori tetapi juga ahli dalam menerapkannya di dunia nyata. GreatNusa sendiri memang hadir untuk kamu yang masih ingin belajar meskipun sudah terjun di dunia kerja.

Demikian ulasan tentang 6 unsur manajemen dan fungsinya, semoga bermanfaat.