Strategi digital marketing merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pebisnis atau perusahaan untuk menarik atensi dan minat calon pelanggan. Digital marketing adalah jenis pemasaran yang dilakukan dengan memanfaatkan media digital, seperti mesin pencari, media sosial, dan email. Strategi ini memungkinkan kamu menjangkau pasar lebih luas. Tidak hanya dalam negeri, melainkan juga mancanegara. 

Mau Omzet Meningkat? Terapkan Strategi Digital Marketing Ini! 

Pada dasarnya, strategi pemasaran digital sangat beragam. Setiap strategi memiliki keunggulan tersendiri yang akan membantumu meraih target penjualan dan meningkatkan omzet bulanan. Agar lebih mudah, kamu bisa mencoba beberapa strategi yang paling sering digunakan berdasarkan artikel dari website marketingevolution (2021) berikut ini.  

1. SEO 

Search Engine Optimization (SEO) efektif mengoptimalkan penelusuran website di halaman pencarian Google. Makin tinggi peringkat di mesin pencari, peluang menaikkan traffic website terbuka lebar. Bahkan, kamu bisa mengubah pengunjung website menjadi calon pelanggan. SEO terbagi dua jenis, yakni On-Page dan Off-Page. Jika fokus SEO On-Page adalah penggunaan dan penempatan keyword di dalam halaman, maka SEO Off-Page berfokus pada faktor eksternal situs, utamanya link building

Hal utama yang perlu kamu pahami mengenai penerapan SEO adalah bagaimana cara memilih dan menempatkan kata kunci di dalam artikel. Kamu bisa menggunakan Keyword Tools dari Google untuk meriset kata kunci yang paling dicari oleh pengguna internet secara gratis.

Kata kunci tersebut nantinya dapat kamu gunakan untuk disebar di dalam artikel. Namun, pastikan bahwa artikel yang kamu buat menarik dan bermanfaat bagi pengunjung website. Akan lebih baik apabila artikel tersebut berkaitan dengan produk atau jasa yang kamu tawarkan.  

2. Content Marketing 

Di era modern ini, pembuatan content marketing harus dilakukan agar bisnis kamu maju dan mampu bertahan di tengah persaingan. Content marketing merupakan strategi pemasaran dengan cara menciptakan dan mendistribusikan konten yang mampu menggambarkan bisnis kamu secara informatif. Ada tiga syarat utama yang harus kamu penuhi untuk membuat content marketing, yakni relevan, penting, dan konsisten.  

Berbekal ketiga syarat tersebut, kamu bisa menarik atensi calon pelanggan potensial dan memperbesar peluang meraih omzet sesuai target. Content marketing yang menarik juga efektif menciptakan kedekatan dan hubungan kuat dengan pelanggan. Content marketing sendiri terdiri dari beberapa jenis, yaitu konten pengenalan, branding, dan penjualan.

Baca Juga: 6 Manfaat Digital Marketing untuk Perkembangan Bisnismu

Konten pengenalan biasanya berisi mengenai apa, siapa, serta bagaimana produk kamu menjadi solusi kebutuhan pelanggan. Konten branding fokus pada kesadaran merek, termasuk apa dan bagaimana produk kamu dapat membantu pelanggan. Sementara konten penjualan berkaitan erat dengan alasan mengapa produk yang kamu tawarkan merupakan solusi terbaik atas permasalahan yang dihadapi pelanggan.

3. Copywriting 

Jenis strategi digital marketing ini dapat membantu kamu mengoptimalkan kelebihan produk untuk menarik atensi dan minat beli calon pelanggan. Lantaran konten copywriting harus berisikan kata-kata yang menjual, pembuatannya lebih sulit dibandingkan konten biasa. Inilah mengapa kamu harus memahami lebih dulu tiga tahapan penting sebelum membuat konten copywriting, yakni:

  • Awareness (kesadaran) – memuat masalah dan bagaimana solusinya.
  • Consideration (pertimbangan) – berisikan hal-hal yang diinginkan oleh pelanggan terhadap produk yang kamu miliki.
  • Decision (keputusan) – harus bisa menggiring pelanggan untuk membeli produk. Di tahap ini kamu bisa menambahkan ulasan positif, testimoni, keunggulan, atau studi kasus yang dapat menghilangkan keraguan dan meyakinkan pelanggan untuk membeli produk yang ditawarkan. 

Berbekal pemahaman mengenai tiga tahapan tersebut, kamu tidak akan kesulitan membuat konten copywriting yang dapat meningkatkan konversi. 

4. Email Marketing 

Email marketing tercatat sebagai salah satu strategi pemasaran digital yang efektif menjaring lebih banyak pelanggan. Apabila dimanfaatkan dengan tepat, strategi ini dapat membantu memberikan informasi mengenai produk kepada pelanggan dan memperkuat relasi yang telah dibangun. Meskipun tampak sepele, keberhasilan pemasaran menggunakan cara ini termasuk tinggi. Bahkan, WBR Digital menyatakan bahwa keberhasilan akuisisi pelanggan mencapai 81%

Untuk mendapatkan hasil bagus, sebelum membuat email marketing kamu harus mengenali lebih dulu kebiasaan dan selera calon pelanggan. Lakukan riset data pengguna untuk memudahkan kamu menetapkan target penjualan. Agar email marketing tepat sasaran, kelompokkan pelanggan berdasarkan usia, minat, dan lokasi. Selain itu, pastikan bahwa promosi yang dikirim sesuai profil pelanggan.

5. Social Media Marketing 

Sesuai namanya, jenis strategi ini memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produk. Media sosial yang sering digunakan, antara lain Facebook, Instagram, Twitter, Linkedin, dan YouTube. Menariknya, beberapa platform juga menyediakan fitur promosi berbayar yang jangkauannya lebih luas dengan tingkat konversi tinggi. 

Baca Juga: 8 Digital Marketing Tools Yang Harus Kamu Miliki

Melalui media sosial, kamu tidak hanya bisa berpromosi, melainkan juga berinteraksi langsung dengan pelanggan, menjawab berbagai pertanyaan, dan memberikan solusi atas keluhan dan masalah umum mengenai produk. Media sosial juga meningkatkan kesadaran merek dan visibilitas sehingga produk lebih mudah diakui oleh pelanggan. Strategi ini sangat efektif membangun kedekatan, meningkatkan kepercayaan, dan mendorong loyalitas pelanggan. 

6. Pay Per Click (PPC) Advertising 

Pay Per Click atau PPC merupakan strategi pemasaran yang memungkinkan kamu membayar biaya promosi sesuai jumlah iklan yang diklik oleh pelanggan. PPC memudahkan kamu mengatur jumlah target iklan sesuai dengan kebutuhan dan finansial. Dibandingkan iklan konvensional, PPC memberikan hasil lebih cepat. Lantaran dinilai lebih efektif, ekonomis, dan efisien, strategi ini umum digunakan oleh perusahaan besar.

Kamu bisa memanfaatkan layanan iklan PPC dari Google untuk meningkatkan konversi penjualan produk. Mengingat Google memiliki jangkauan pasar yang luas, layanan Google Ads memungkinkan iklan kamu tampil di daftar pencarian teratas. Selain Google, Facebook dan Instagram juga menawarkan layanan yang sama. Berbekal Facebook Ads dan Instagram Ads, kamu bisa menjangkau lebih banyak calon pelanggan di berbagai daerah. 

7. Influencer Marketing 

Influencer marketing tercatat sebagai native ads, yakni konten berbayar yang memiliki fungsi, kualitas, dan bentuk menarik untuk memasarkan produk. Kamu bisa membangun kedekatan dengan pelanggan melalui influencer.

Mengingat seorang influencer mendapatkan kepercayaan dari publik maupun pengikutnya, pengaruh kuat yang dimilikinya dapat meningkatkan kesadaran merek dan penjualan. Agar pencapaian target lebih optimal, disarankan bekerja sama dengan influencer yang telah menggunakan produk milikmu.

Demikianlah informasi mengenai beberapa strategi digital marketing yang perlu kamu ketahui. Berbekal pengetahuan tersebut, kamu tidak akan kesulitan memilih strategi paling tepat untuk memaksimalkan potensi bisnis. Selain mempelajari strategi tersebut secara otodidak, kamu bisa mengikuti pelatihan yang disediakan oleh GreatNusa. 

Pembelajaran daring GreatNusa memungkinkan kamu mengatur waktu sehingga tidak mengganggu aktivitas harian. Berbekal materi pembelajaran yang dikemas praktis, kamu akan lebih mudah menyerap ilmu mengenai strategi digital marketing. Tak hanya itu saja, pelatihan ini juga didukung pengajar berkualitas dan memberikan kamu keleluasaan untuk mengakses materi kapan saja dan di mana saja. Tunggu apa lagi? Ayo, segera pilih pelatihan di GreatNusa yang ingin kamu ikuti untuk masa depan gemilang!