Apa yang dimaksud dengan proses bisnis? Secara singkat, proses bisnis bisa kita artikan sebagai seluruh rangkaian yang harus dilewati oleh setiap bisnis. Tidak hanya dilewati atau dialami oleh bisnis dengan industri atau teknik tertentu saja, melainkan semua bisnis. Jika hal ini perlu dilewati oleh setiap bisnis, berarti proses bisnis merupakan hal penting yang perlu kamu pelajari dengan baik. Oleh karena itu, kami akan mengajak kamu untuk mengenal apa yang dimaksud dengan proses bisnis dari awal hingga akhir. 

Apa Itu Proses Bisnis?

Proses bisnis adalah serangkaian tugas yang perlu dilewati untuk membantu bisnis kamu dalam mempersiapkan produk (baik barang atau jasa), agar dapat dinikmati oleh pelanggan. Tugas yang dimaksudkan di sini adalah tugas yang dilakukan oleh para pemangku kepentingan yang ada dalam bisnis tersebut. Misalnya dalam perusahaan bisnis X, yang menjadi pemangku kepentingan adalah seluruh anggota di dalam perusahaan tersebut. 

Tidak peduli apa status, posisi dan tugas yang mereka miliki. Mereka semua adalah pemangku kepentingan dalam perusahaan X, yang bertugas menyelesaikan setiap tugas yang ada. Hal ini dikarenakan setiap orang di dalam perusahaan memiliki tugas penting yang spesifik untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 

Mengapa Proses Bisnis Itu Penting Dalam Perusahaan?

Setelah memahami apa yang dimaksud dengan proses bisnis, kamu mungkin sudah sedikit paham mengapa proses bisnis memiliki peran penting bagi perusahaan. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah alasan mengapa proses bisnis penting dalam perjalanan bisnis kamu.

1. Membantu Mengurangi Risiko

Proses bisnis membantu kamu dalam mengurangi risiko-risiko yang tidak lagi perlu kamu lewati pada masa yang akan datang. Adanya proses bisnis membantu kamu memperkirakan hal-hal penting yang harus diambil dan hal atau keputusan yang tidak perlu kamu ambil. Proses bisnis juga membantu kamu menjadi bijaksana dalam mengambil keputusan yang tidak mudah, karena kamu sudah belajar dari pengalaman. 

2. Membantu Menghemat Sumber Daya

Sumber daya yang dimaksudkan tidak hanya soal uang, tetapi juga tenaga dan waktu yang kamu dan tim dalam bisnis kamu punya. Risiko yang bisa kamu hindari membuat kamu tidak perlu mengeluarkan uang tambahan. Kamu jadi bisa menghematnya untuk keperluan lain atau sebagai simpanan di saat ada kejadian tidak terduga datang. Tim kamu juga tidak perlu mengeluarkan tenaga yang lebih banyak. Misalnya dalam proses perekrutan. 

Adanya proses onboarding yang kamu buat, kamu dapat menghemat lebih banyak waktu untuk menjelaskan alurnya dari awal hingga akhir secara lebih teratur. Kamu jadi tidak pusing lagi mengenai apa saja yang perlu diberitahu atau yang perlu dilakukan. Ini juga akan membantu orang yang baru saja bergabung dapat mengerti perusahaan dengan lebih mudah. 

3. Membantu Meningkatkan Efisiensi 

Adanya proses bisnis yang kamu buat untuk beberapa aspek, tentu saja akan meningkatkan efisiensi dan meningkatkan produktivitas kamu. Proses bisnis yang telah dibuat, akan membantu setiap orang dalam tim masing-masing untuk bekerja lebih teratur dan terarah. Mereka jadi punya patokan apa saja yang perlu mereka kerjakan. 

Setiap orang juga tidak lagi bingung mengenai tugas yang tumpang tindih, karena sudah ada proses bisnis yang terbagi ke setiap departemen yang berbeda. Dengan begitu setiap orang jadi bisa bekerja dengan lebih cepat dan lebih fokus.

4. Membuat Kamu Fokus Kepada Pelanggan

Proses bisnis juga membuat kamu jadi lebih mengerti apa yang dibutuhkan oleh target pelanggan. Proses bisnis sendiri pada umumnya berorientasi pada pelanggan. Akibatnya kamu jadi mengerti pain poin yang pelanggan miliki. 

Kamu juga dapat memberikan pelayanan serta solusi terbaik dan tepat untuk masalah-masalah yang mereka alami. Jika tepat, tentunya ini juga akan berakibat pada penjualan kamu yang meningkat dan terciptanya kredibilitas bisnis kamu di mata pelanggan. 

5. Mengurangi Human-error

Proses bisnis yang sudah tersusun dan jelas tentu akan mempermudah kamu dan tim dalam melakukan setiap tugas dengan baik. Hal ini dapat terjadi karena sudah ada jadwal atau susunan yang bisa diikuti oleh setiap orang. Dengan begitu kesalahan-kesalahan kecil atau human-error yang biasanya terjadi dapat teratasi dengan baik. 

Apa Saja Tipe-tipe Proses Bisnis?

Terdapat tiga tipe proses bisnis yang perlu kamu ketahui, simak penjelasannya di bawah ini, ya!

1. Operating atau Primary Process

Proses bisnis ini seperti namanya, merupakan proses inti atau utama dalam bisnis kamu. Proses bisnis operating perlu kamu perhatikan lagi karena dalam prosesnya sangat berhubungan dengan fondasi perusahaan. Misalnya value, visi dan misi dari bisnis kamu. Dalam proses lainnya, peningkatan atau upgrade yang kamu lakukan dalam jalannya proses bisnis operating akan membuat pendapatan dan pertumbuhan bisnis mengalami peningkatan. Misalnya proses order hingga barang sampai ke pelanggan. 

Cara kamu melayani mereka, membalas pesan dan mengemas setiap barang dengan baik, akan menentukan keuntungan yang kamu akan dapatkan. Kalau kualitas layanan dan produk yang kamu berikan bagus, maka pelanggan akan bertahan dengan brand kamu. Jika kualitas yang sudah bagus terus diperbaiki, bukankah akan semakin banyak pelanggan yang ingin menggunakan pelayanan dan produk yang kamu berikan? 

2. Managing Process

Proses yang satu ini berhubungan dengan mengatur, mengorganisir, mengoordinasikan dan memastikan bahwa yang direncanakan berjalan dengan baik. Proses managing berorientasi pada tujuan atau goal yang telah ditetapkan sebelumnya. Proses managing sangat penting untuk membimbing bisnis ke arah yang lebih baik dari sebelumnya. 

Apabila ada sistem atau proses yang tidak lagi relevan, proses managing akan membantu untuk membuat ulang proses yang lebih relevan dengan keadaan. Proses ini juga membantu memotivasi seluruh tim dalam bisnis untuk mencapai target yang telah ditentukan. Sebagai contoh, proses managing dilakukan oleh pemimpin yang ada dalam suatu perusahaan. Misalnya CEO, Supervisor, Manajer, dan Department Lead.

3. Supporting Process

Terakhir, proses supporting adalah proses yang tidak berhubungan langsung dengan pelayanan dan produk kepada pelanggan, namun tetap penting dalam bisnis. Proses bisnis ini membantu menciptakan proses operating agar dapat berjalan semakin baik. Misalnya dalam proses pelayanan kepada pelanggan yang membeli produk kamu. 

Supporting process adalah saat di mana sistem yang digunakan untuk order atau checkout diperbaiki agar lebih nyaman. Sebagai contoh yang diperbaiki adalah informasi yang tertera dalam link tersebut, di mana informasi tersebut akan membantu tim customer service dari pengulangan informasi yang biasanya terjadi. 

Setiap proses bisnis yang ada memiliki perannya masing-masing yang sangat penting dalam keberlangsungan suatu bisnis. Kini kamu jadi mendapatkan pengetahuan yang baru yang sangat berguna dalam kamu membangun bisnis. Jika kamu mendapati artikel ini berguna dan ingin belajar bisnis lebih lagi, kamu bisa kursus bisnis online di GreatNusa. 

Kamu bisa menemukan berbagai macam kursus bisnis yang ingin kamu pelajari di GreatNusa. Pengajar dan materi unggulan yang telah dibuat, siap untuk membuat kamu menjadi seseorang yang hebat dalam membangun bisnis. Kunjungi website GreatNusa sekarang! Semoga penjelasan yang dijelaskan mengenai apa yang dimaksud dengan proses bisnis dan membuka wawasan kamu dalam dunia bisnis.